Latar Belakang

Seminar dan Lokakarya Kualitatif Indonesia 2019

Poster

Sebagai bangsa yang multikultural, faktor keragaman dan kekayaan sosial-budaya merupakan komponen penting dalam pembangunan Indonesia di berbagai sektor. Indonesia sendiri merupakan sebuah konsep negara visioner yang digagas oleh para pemuda pada awal abad keduapuluh. Perbincangan tentang Indonesia sejatinya adalah perbincangan tentang masa depan. Gagasan Indonesia 4.0 adalah sebuah meta-narasi futuristik yang perlu melibatkan ruang bagi wacana kebudayaan, ekologi dan kemanusiaan di dalamnya, semata agar keindonesiaan yang selama ini kita rayakan semakin kaya.

Perubahan iklim ekstrem yang dapat berujung pada bencana global, fenomena intoleransi akibat praktik politisasi agama di berbagai kota di dunia, korupsi, dan bermacam krisis kemanusiaan seakan menjadi narasi yang bergerak searah dengan kemajuan peradaban dan teknologi. Dalam konteks ini, dunia akademia berperan sebagai agen perubahan. Melalui pengembangan budaya penelitian kualitatif, para ilmuwan sosial dan humaniora yang berkecimpung di kancah pendidikan tinggi, arena ekonomi-politik, studi generasi dan studi ekologi serta pembangunan berkelanjutan dapat bersama-sama mulai merajut narasi kolektif tentang pengembangan budaya penelitian kualitatif yang sesuai dengan perubahan peradaban menuju Indonesia 4.0.

Seminar dan lokakarya yang digagas oleh Universitas Matana dan Indonesian Qualitative Researcher Association (IQRA) ini adalah awal dari gambaran tersebut. Melalui pengembangan budaya penelitian kualitatif, para ilmuwan yang bergerak dalam bidang ilmu sosial dan humaniora dapat menjadi peletak dasar, sekaligus memberi arahan substantif, bagi pembangunan berkelanjutan yang tengah dipacu di Indonesia.